SANTUN DIGEMAKAN RELAWAN SUWIRTA


Ajakan Bapak Bupati I Nyoman Suwirta yang disampaikan pada Deklarasi Relawan Suwirta Tgl.1 September 2017 lalu “ Bila ada yang melempar kita dengan kotoran, jangan membalas dengan kotoran, tapi kita balas dengan melempar bunga” mengingatkan adanya karakter santun yang melekat dalam keperibadian Beliau.
Menjalin hubungan wajib dilandasi pikiran yang bersih dan beretika dalam rangka memperkokoh kehidupan bermasyarakat menuju Klungkung yang unggul dan sejahtera. Dukungan Relawan Suwirta kepada Bapak Nyoman Suwirta semakin diperkuat adanya keyakinan bahwa dalam Keperibadian Beliau mengedepankan prinsip-perinsip yaitu:
•Etika politik
Mengandung makna bahwa setiap pejabat dan elite politik untuk bersikap jujur, sportif, siap melayani, berjiwa besar, memiliki keteladanan, rendah hati, dan siap untuk mundur dari jabatan publik apabila terbukti melakukan kesalahan dan secara moral kebijakannya bertentangan dengan hukum dan rasa keadilan.
•Pengabdian
Upaya penanaman suatu kesadaran bahwa yang hendak  diperjuangkan bukan  politik kekuasaan, melainkan suatu hal yang mengedepankan panggilan pengabdian demi kesejahteraan masyarakat luas, dialektika antara partai dan politikus serta masyarakat yang kritis.
Budaya santun, bersih dan beretika ini dikedepankan karena dapat membuat masyarakat termasuk elite politik menjauhi sikap dan perbuatan yang dapat merugikan Kepentingan Bersama.
Akhirnya..... Relawan Suwirta berpandangan dalam tiap pertemuan atau bahkan bincang-bincang politik agar diupayakan pembelajaran budi pekerti yang merupakan pondasi bagi pelaksanaan Pendidikan Politik Masyarakat sehingga tercipta generasi yang tidak hanya disebut politisi, namun benar-benar paham budaya politik gema santi.

Komentar